Breaking News
Home / Berita Kampus / Raih Doktor Sosiologi Usai Mengkaji Transformasi Kelembagaan Keuangan Mikro Islam

Raih Doktor Sosiologi Usai Mengkaji Transformasi Kelembagaan Keuangan Mikro Islam

WhatsApp Image 2017-04-12 at 9.05.19 AM

Pimpinan dan dosen FISIP UIN Walisongo foto bersama Dr. Thohir Yuli Kusmanto, M.Si (tengah menggunakan jas) usai ujian terbuka di Gedung Pascasarjana IPB

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo, Thohir Yuli Kusmanto, meraih gelar doktor (S3) Sosiologi dari Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB) setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul “Transformasi Kelembagaan Keuangan Mikro Islam dalam Perubahan Ekonomi Pedesaan: Studi Kasus Baitul Maal Wat Tamwil di Kabupaten Sragen” dalam ujian terbuka pada 5 April 2017.

“Sistem ekonomi pedesaan mengalami perubahan yang masif akibat meresapnya sistem ekonomi pasar yang individualistik dan liberal berwatak perkotaan.  Perubahan tersebut telah menggerus sistem ekonomi pedesaan yang awalnya berwatak tradisional, dalam pengorganisasian komunitas melalui interaksi sosial dan prinsip-prinsip moral untuk pemenuhan kebutuhan pokok. Prinsip moral dijalankan dalam interaksi sosial untuk menjamin pemenuhan kebutuhan pokok komunitas, tidak untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya,” ujar Thohir Yuli Kusmanto saat mengikuti ujian terbuka program doktor tersebut.

Dominasi ekonomi pasar kapitalistik telah meningkatkan kerentanan ekonomi masyarakat yang tinggal di kawasan pedesaan. Karena preferensi dan kebebasan individu sebagai cara mensejahterakan masyarakat dengan cara percepatan ekspansi kekayaan dan maksimalisasi produksi justru telah menyebabkan masyarakat di pedesaan jatuh dalam kemiskinan. Dengan kata lain, pemanfaatan pasar sebagai mekanisme pemerataan distribusi dan persaingan usaha telah gagal menciptakan kesejahteraan, karena yang hadir adalah monopoli, ketimpangan pengendalian akses oleh kekuatan ekonomi kapitalistik yang lebih besar.

Dalam kondisi peperti di atas, kelembagaan keuangan mikro Islam bertransformasi pada aras wacana dan praktis, yang mengalir ke pedesaan dengan memanfaatkan dan mempengaruhi sepirit keislaman masyarakat. Transformasi kelembagaan keuangan mikro Islam ini dilakukan melalui pembentukan BMT secara luas di sebagian besar kecamatan Kabupaten Sragen. Transformasi kelembagaan keuangan mikro Islam berlangsung pada aras struktur dan kultur masyarakat dalam kurun waktu kurang lebih dua dekade. Sedangkan berdasarkan hasil dan pembahasan, penelitian ini menyimpulkan bahwa, “transformasi kelembagaan keuangan mikro Islam tercapai secara kultural, tetapi belum sepenuhnya tercapai secara kultural sehingga belum mampu menciptakan kemaslahatan secara luas dalam perubahan ekonomi pedesaan.” Dan temuan ini merupakan “novelti” dari studi ini, ujar Thohir Yuli Kusmanto diakhir ujian. (MM)

About Admin Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *