Home / Agenda Kegiatan / Bedah Buku Laki-Laki dalam Asuhan Feminisme Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Bedah Buku Laki-Laki dalam Asuhan Feminisme Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Bedah Buku Laki-Laki dalam Asuhan Feminisme

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Bedah Buku “Laki-Laki dalam Asuhan Feminisme” FISIP UIN Walisongo

Menjelang Hari Kartini tahun 2018, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Walisongo Semarang mengadakan bedah buku ‘Laki-laki dalam Asuhan Feminisme” pada Kamis, 19 April 2018 di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Acara tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Sosiologi bekerjasama dengan Lingkar Studi Ilmu Sosial (eLSiS) FISIP UIN Walisongo Semarang dengan mengundang Nur Hasyim selaku penulis buku dan Misbah Zulfa Elizabeth selaku pembedah. Buku yang telah diterbitkan secara terbatas oleh Oxfam Australia tersebut mengundang antusias mahasiswa baik mahasiswa internal maupun eksternal UIN. Hal tersebut menjadi salah stau indikator bahwa isu gender menjadi salah satu isu krusial dan patut untuk selalu diperbincangkan dalam ranah akademis. Layaknya  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang selalu berupaya untuk merespon isu-isu sosial politik yang tengah terjadi di masyarakat.

Buku Laki-Laki dalam Asuhan Feminisme merupakan dokumentasi dampak program pendidikan tentang gender dan kekerasan terhadap perempuan di NTT dan NTB. Buku tersebut menunjukkan bahwa melalui pendidikan berbasis komunitas dalam durasi waktu tertentu dengan tema-tema yang dekat dengan kehidupan keseharian masyarakat dapat mengubah cara pandang dan perilaku laki-laki tentang gender dan kekerasan terhadap perempuan. Buku Laki-Laki dalam Asuhan Feminisme juga  menggambarkan adanya perubahan konsep menjadi laki-laki dan cara pandang laki-laki tentang perempuan. Salah satu benang merah dalam buku tersebut yakni laki-laki juga memiliki kesadaran tentang dampak negatif bagi kehidupan perempuan pasca terjadinya kekerasan yang ditandai dengan adanya aperubahan pola hubungan antara laki-laki dan perempuan baik di dalam ranah domestik maupun dalam ranah publik. Dalam diskusi tersebut  juga dipaparkan contoh perubahan pola hubungan dalam ranah domestik dengan adanya pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan, begitu pula dengan pola hubungan dalam ranah publik dimana laki- laki terlibat aktif dalam mendorong kepemimpinan perempuan.

Perubahan pola hubungan yang terjadi di kalangan laki-laki menegaskan bahwa konsep maskulinitas dan femininitas serta perilaku kekerasan terhadap perempuan adalah hal yang dipelajari oleh laki-laki sehingga laki-laki dapat belajar ulang tentang maskulinitas dan perilaku non kekerasan. Oleh karena itu dalam diskusi tersebut penulis dan pembedah buku merasa optimis dengan peluang terbukanya cara pandang laki-laki terhadap perempuan sehingga harapan kedepannya kekerasan terhadap perempuan terminimalisir. Kegiatan bedah buku yang telah dilaksanakan tidak hanya bertujuan untuk membumikan isu gender bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Walisongo, namun juga sebagai langkah alternatif untuk menciptakan suasana responsif gender di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang mulai diwujudkan dengan pembekalan gender kepada seluruh civitas akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

 

About Admin Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *