Home / Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) / Debat Terbuka Calon Ketua Dema-F dan HMJ Periode 2020 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Debat Terbuka Calon Ketua Dema-F dan HMJ Periode 2020 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

FISIP Online; Semarang- Debat terbuka calon ketua Dema-F dan HMJ Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dilaksanakan sejak pukul 09.00-13.00 WIB di Lt.2 Gedung A FISIP UIN Walisongo Semarang berlangsung dengan seru dan ramai. Dihadiri para mahasiswa dari berbagai jurusan tampak serius menyimak debat Dema-F  antara calon nomor 1, Irfan dan calon nomor 2, Handhita Timur Adlima. Dan calon ketua HMJ Sosiologi, yakni calon nomor 1, Muhammad Taufiqul Hakim, dan calon nomor 2, Muhammad Fughra Kadhafi. Kemudian calon ketua HMJ Ilmu Politik, yakni calon nomor 1, Ahmad Fahrudin, dan calon nomor 2, Azidane Putra Wibowo.

Dalam debat terbuka, acara dirangkai dalam bentuk tanya jawab dengan 2 panelis dan 1 moderator sebagai pemimpin utama jalannya debat. Dua panelis tersebut adalah Endang Supriadi, M.A. dan Tika Ifrida Takayasa, M.A. sedangkan moderator acara debat adalah Dinny Indhikri Azzahra (mahasiswa Sosiologi angkatan 2019). Debat kali ini dibagi menjadi 4 sesi. Sesi pertama, pembacaan visi misi, sesi kedua pertanyaan dari panelis, sesi ketiga debat antar calon, sesi keempat pertanyaan dari para mahasiswa yang hadir. Debat dibuka dengan pembacaan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Sesi pertama, pembacaan visi misi oleh semua calon ketua Dema-F dan HMJ. Irfan (calon Dema-F nomor 1) dengan visinya “menjadikan lembaga eksekutif tingkat fakultas sebagai ruang kualitas dan aspirasi yang kritis, inovatif dan responsif bagi keluarga mahasiswa FISIP”. Dema-F calon nomor 1 menyakini bahwa dengan keterlibatan semua elemen mahasiswa akan mudah membangun sinergitas dan menciptakan keharmonisan organisasi mahasiswa FISIP. Handhita Timur Adlima (calon Dema-F nomor 2) dengan visinya “mewujudkan Dema F Fisip UIN Walisongo yang berintegritas, obyektif, transparan dalam membangun solidaritas dan loyalitas milik bersama dan untuk seluruh mahasiswa”. Calon nomor 2 Dema-F ini menjabarkan visinya dengan singkatan FATIH (fokus, aktif, transaparan, informatif, dan humanis). Calon ketua HMJ Sosiologi nomor 1 memiliki visi yakni “mewujudkan mahasiswa sosiologi yang cerdas baik secara intelektual, emosional, dan spiritual serta kreatif untuk meraih kebijaksanaan berfikir dan bertindak dalam kehidupan bermasyarakat dan berlandaskan pada akhlak”. Nomor 2 dari calon ketua HMJ Sosiologi dengan visinya yakni “ terwujudnya HMJ sosiologi sebagai lembaga kemahasiswaan dalam menciptakan mahasiswa sosiologi yang mampu menggunakan kesadaran sosial dalam kehidupan masyarakat”. Adapun visi dari calon ketua HMJ Ilmu Politik nomor 1 yakni “ menjadikan mahasiswa Ilmu Politik sebagai mahasiswa yang berintegritas, peduli dan cinta tanah air dengan berlandaskan keimanan”. Dan nomor 2 dari calon ketua HMJ Ilmu Politik yakni “mewujudkan HMJ Ilmu Politik yang edukatif, solutif, dan dinamis”. Semua calon ketua Dema-F dan HMJ memaparkan visi dan misinya dengan semangat luar biasa, diikuti tepuk tangan penonton yang memadati Lt.2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Walisongo Semarang.

Sesi kedua, pertanyaan dari panelis untuk semua calon ketua Dema-F dan HMJ. Pertanyaan dari panelis pertama yakni bagaimana mengimplementasikan visi misi para calon ketua, yang kemudian di jawab secara cermat dan tepat. Panelis kedua memberi pertanyaan untuk mempertajam visi misinya para calon ketua. Sesi ketiga merupakan sesi debat antar calon, para calon saling melempar pertanyaan dan menanggapi jawaban. Sesi ini berlangsung cukup seru dengan pertanyaan yang menarik dan jawaban-jawaban yang berkualitas. Pertanyaan-pertanyaan yang terlontar sebagian besar mengenai efektifitas mekanisme program calon lawan. Selanjutnya dalam sesi keempat, para calon dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan yang lebih rumit dari pada mahasiswa yang hadir, diantaranya yakni mengenai persiapan kaderisasi, pertanggungjawaban anggaran, serta strategi-strategi untuk mengedukasi mahasiswa yang apatis. Suasana sempat menjadi haru ketika para calon menjawab semua pertanyaan dengan lugas, tepat dan cermat dari para mahasiswa yang hadir.

Pada akhir acara debat terbuka, moderator memberi kesempatan untuk para calon ketua menyampaikan orasinya serta promosi dirinya masing-masing yang juga menyita tepuk tangan penonton. Acara debat ditutup oleh kesimpulan dari panelis yang menyatakan harapannya, mewakili harapan seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Walisongo Semarang. Bahwa siapapun yang akan terpilih menjadi Dema-F dan Ketua HMJ Sosiologi atau ketua HMJ Ilmu Politik, nantinya akan dapat menjunjung tinggi rasa persatuan dan nasionalisme yang berintegritas, serta jati diri FISIP untuk lebih berkaya nyata dan mengabdi kepada masyarakat.

About Admin Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Check Also

Surat Pernyataan Beasiswa

        KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA          UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG      FAKULTAS ILMU SOSIAL …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *