Purwokerto, 26 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo Semarang melakukan kunjungan benchmarking ke Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan dan pengembangan Laboratorium Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan UIN Saizu tersebut menjadi momentum bagi FISIP UIN Walisongo untuk bertukar pengalaman dan mempelajari berbagai praktik baik dalam pengelolaan laboratorium yang mendukung pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, penelitian, serta kegiatan akademik Program Studi PSI.

Rombongan FISIP UIN Walisongo dipimpin oleh Wakil Dekan I FISIP UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Tholkhatul Khoir, M.Ag. Kehadiran rombongan disambut oleh jajaran pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Saizu, yang saat ini menaungi Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi. Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Saizu adalah Prof. Dr. Kholid Mawardi, M.Hum.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Tholkhatul Khoir, M.Ag., menyampaikan bahwa benchmarking merupakan bagian penting dari upaya FISIP UIN Walisongo untuk melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Menurutnya, pengembangan laboratorium menjadi kebutuhan strategis seiring dengan semakin berkembangnya bidang Perpustakaan dan Sains Informasi. Laboratorium tidak hanya diposisikan sebagai ruang pendukung pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan praktis mahasiswa.

“Kami ingin belajar dari pengalaman UIN Saizu dalam mengembangkan Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, khususnya bagaimana laboratorium dapat dikelola dan dikembangkan sehingga benar-benar menjadi ruang pembelajaran yang mendukung kompetensi mahasiswa.”

Prof. Tholkhatul Khoir menambahkan bahwa penguatan laboratorium diharapkan mampu mempertemukan pembelajaran teoritis dengan praktik di lapangan. Hal tersebut penting agar lulusan PSI memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi, kebutuhan dunia kerja, dan transformasi pengelolaan informasi di era digital.

Sementara itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Saizu, Prof. Dr. Kholid Mawardi, M.Hum., menyambut baik kunjungan benchmarking FISIP UIN Walisongo. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat jejaring antarperguruan tinggi.

UIN Saizu sendiri telah menempatkan Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi di bawah Fakultas Sains dan Teknologi. Pada tahun 2026, Prodi PSI UIN Saizu juga menjalani asesmen lapangan LAMSPAK sebagai bagian dari proses peningkatan mutu dan akreditasi program studi.

Dalam kegiatan benchmarking, kedua pihak membahas sejumlah aspek yang berkaitan dengan pengembangan laboratorium PSI, antara lain tata kelola laboratorium, fasilitas dan sarana praktik, pemanfaatan laboratorium dalam proses pembelajaran, pengembangan keterampilan mahasiswa, serta peluang penguatan kegiatan akademik dan penelitian.

Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran bagi FISIP UIN Walisongo dalam merancang laboratorium PSI yang lebih representatif dan mampu menjawab tuntutan perkembangan bidang perpustakaan dan sains informasi.

Pengembangan laboratorium juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan lingkungan kerja yang semakin berbasis teknologi digital. Karena itu, laboratorium diharapkan dapat menjadi ruang untuk praktik pengelolaan informasi, literasi digital, pengolahan data, teknologi perpustakaan, hingga pengembangan berbagai inovasi layanan informasi.

Kegiatan benchmarking ini sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara FISIP UIN Walisongo dan UIN Saizu Purwokerto. Kedua institusi memiliki kepentingan yang sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya melalui penguatan fasilitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa.

Melalui kegiatan tersebut, FISIP UIN Walisongo berharap berbagai best practices yang diperoleh dari UIN Saizu dapat menjadi bahan evaluasi dan referensi dalam pengembangan Laboratorium Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi FISIP UIN Walisongo.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen FISIP UIN Walisongo untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang semakin aplikatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan teknologi informasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *